Benteng Speelwijk Dalam Sejarah

Wisata

benteng-speelwijk-5 TangselMedia.com – Benteng Speelwijk merupakan salah sebuah bangunan peninggalan bersejarah yang hingga saat ini masih bisa kita temukan dan saksikan. Walaupun banyak bagian dari benteng ini yang sudah rusak karena termakan usia, namun benteng inilah yang hingga kini menjadi pengingat bagi kita pemuda-pemuda harapan bangsa, bahwa dahulu pernah ada sebagian orang yang datang dan menjajah Negara ini.

Benteng Speelwijk merupakan saksi kehadiran tentara kolonial Belanda di tanah Banten. Walaupun situs benteng merupakan warisan kompeni, namun tentu saja ini merupakan salah satu peninggalan yang harus terus kita lestarikan dan jaga bersama. Walau bagaimanapun, benteng ini tetaplah bagian dari bangsa Indonesia.

Benteng Speelwijk dibangun menggunakan tenaga orang-orang China yang ada di Banten saat itu. Konon mereka diupah dengan biaya rendah oleh Belanda. Benteng itu sendiri terletak di daerah Banten Lama, Serang, Banten. Berseberangan dengan Vihara Avalokitesvara. Benteng ini jelas terlihat jika kita berkunjung ke Vihara Avalokitesvara karena letaknya yang memang tidak jauh dan hanya dipisahkan oleh sebuah sungai.

Benteng ini adalah milik tentara Belanda yang menandakan berakhirnya era Kesultanan Banten. diceritakan bahwa benteng ini dibangun oleh Belanda, dan diarsiteki oleh Hendrick Locaszoon Cardeel pada masa pemerintahan Sultan Abu Nasr Abdul Kohar (1672-1684). Pembangunan benteng ini memakan waktu sekitar 4 tahun yang di mulai dari tahun 1651-1684. nama Benteng Speelwijk sendiri diambil dari nama Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada saat itu.

bentengReruntuhan benteng ini masih menyisakan beberapa bangunan yang sudah mulai usang dimakan usia. Seperti, rumah komandan, kantor administrasi, kamar dagang, gereja, dan gudang senjata. selain itu, pada dinding benteng bagian utara juga masih terdapat ruang intip yang dahulu digunakan untuk memantau musuh, bentuknya seperti menara.
Dinding Benteng Speelwijk lebarnya sekitar 1 meter di bangun dengan menggunakan batu-bata. tinggi dinding benteng hampir mencapai 5 meter, dilengkapi dengan pintu-pintu di semua sisi. pintu masuk benteng sengaja didesain sangat kecil untuk menyulitkan musuh ketika menyerbu kedalam benteng. akan tetapi, kondisi benteng saat ini memang sangat memperihatinkan, sudah banyak bagiannya yang runtuh dan tidak terawat.

Dibagian depan benteng terdapat sebuah sungai yang saat ini masih berfungsi, akan tetapi endapan lumpur yang terus meninggi membuat sungai ini tidak lagi di lewati kapal. Menurut cerita yang beredar sungai ini dahulu bisa dilalui oleh kapal. Dan telah dikeruk sekitar tiga kali. Salah satu yang unik dari benteng ini adalah akses masuk ke dalam benteng yang memutar.

Jika anda ingin menyaksikan benteng ini secara langsung. anda bisa berkunjung kapan pun anda mau. Benteng ini beralamat di Desa Banten, Kecamatan Kasemen Kota Serang Banten. untuk masuk ke dalam benteng anda tidak akan dipungut biaya. Semoga pemerintah lebih mau perduli dan memperhatikan nasib peninggalan-peninggalan bersejarah di Negeri ini.

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Comments are closed.