Refleksi 7 Tahun Kota Tangerang Selatan

Oleh : Jupry Nugroho

(Ketua Umum HMI Komisariat Pamulang Cab.Ciputat)

 

Tangerang selatan merupakan kota di pinggir  Jakarta dengan masyarakatnya yang heterogen, kota yang pada hari tanggal 26 november 2015 genap berusia 7 (tujuh) tahun. Suatu usia yang hampir  memasuki satu dasawarsa yang berjalan seperti terburu mengikuti kota-kota lain di sekitarnya. Kota yang terbentuk melalui Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2008  hasil pemekaran dari kabupaten Tangerang, dengan jumlah penduduk  1,300,750 jiwa Tangerang Selatan menjadi wilayah yanng sangat potensial, karena ia menjadi magnet baru tumbuhnya perekonomian di sektor investasi, perdagangan, dan jasa yang sangat cepat di Provinsi Banten. Dengan di dorong pembangunan infrastruktur yang hampir 60% dikelola oleh swasta Tangerang Selatan menjelma menjadi kota yang sangat produktif  sangat memungkinkan dikembangkan menjadi kota belanja. Di tambah saat ini berkembangnya restoran dan aneka rumah makan di Tangerang Selatan sangat berpeluang menjadi kota kuliner serta di tunjang  banyak berdiri sekolah-sekolah berkualitas serta perguruan tinggi

Perkembangan teknologi yang semakin pesat di Tangerang Selatan dengan dukungan pihak swasta harusnya memudahkan untuk dapat  membuat konsep  smart city yang sering kita dengar dalam berbagi kesempatan. Konsep yang disebut sebagai kota pintar ini adalah konsep yang mengetengahkan sebuah tatanan kota cerdas yang bisa berperan dalam memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi secara cepat dan tepat sehingga apa yang menjadi jargon kota tangerang selatan CERDAS,MODERN dan RELIGIUS dapat terimplementasi ke dalam kehidupan masyarakat.

Dengan luas wilayah 147,19 Km2 yang terdiri dari 7 (tujuh) kecamatan, konsep kota pintar sangat baik dihadirkan sebagai jawaban untuk pengelolaan sumber daya secara efisien. Dapat di katakan, konsep kota cerdas ini adalah integrasi informasi secara langsung dengan masyarakat perkotaan yang di dukung dengan fasilitas yang sudah ada saat ini.

Apa yang menjadi keinginan dan harapan kita sebagai masyarakat kota Tangerang Selatan agaknya hanya menjadi angan-angan saja hingga diusianya ke 7 (tujuh). Kenyataannya tidak ada pencapaian yang menonjol yang di laksanakan oleh stakeholder kota ini yang tidak mampu mewadahi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Tangerang Selatan hanya di jadikan sebagai lahan kontestasi dan selanjutnya di jadikan tempat untuk memperkaya diri untuk membangun dinasti yang korup. Sampai pada saat ini tiga kebutuhan dasar masyarakat Tangerang Selatan yaitu, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur belum terpenuhi. Jika kita lihat dari tingkat pertumbuhan ekonomi serta pendapatan daerah yang di peroleh dari pajak dan lain-lain harusnya dapat tercover, dengan APBD yang mencapai 3 triliun. Salah satu contoh, bagaimana kita dapat membangun masyarakat yang cerdas jika pendidikan yang di laksanakan tidak berkulitas dan masih banyaknya pungutan-pungutan yang di ambil oleh pihak sekolah di luar ketentuan? Di perparah lagi pelayanan kesehatan yang buruk serta pembangunan infrastruktur yang terkesan asal-asalan dan di jadikan alat pencitraan saja, serta pada penggunaan  anggaran banyak yang di selewengkan dengan dalih membangun masyarakat pada faktanya tidak demikian. Alhasil apa yang menjadi harapan dan tujuan kota ini di mekarkan sampai pada umur 7 (tujuh) ini belum terealisasi.

Di usia Kota Tangerang Selatan yang ke 7 (tujuh), banyak harapan yang masih di tunggu masyarakat kepada pemerintah kota Tangerang Selatan. Mulai Persoalan sosial salah satunya korupsi yang sangat mewabah di kota ini sebagai extra ordinary crime dan secara nyata berdampak langsung terhadap lambat nya pertumbuhan ekonomi, buruknya pendidikan, kesehatan serta lambatnya pembangunan fasilitas untuk masyarakat.

Dan pada hari ini mari kita mulai bersama-sama membangun Tangerang selatan dengan disiplin ilmu kita masing-masing  dan harapannya dapat membuat Tangerang selatan jadi lebih baik serta tercapainya masyarakat CERDAS, MODERN, RELIGIUS dapat tercapai,..insya allah

Selamat Hari Ulang Tahun Kota Tangerang Selatan yang ke 7

 

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply