Tagih Janji Insentif Guru, Forum Guru Swasta Mengadu ke DPRD Tangsel

TangselMedia – Hari Aspirasi yang dilaunching Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada 22 Januari 2017 lalu, mendapat respon positif dari masyarakat kota dengan tujuh kecamatan ini. Masyarakat memanfaatkan hari aspirasi yang ditetapkan setiap Kamis siang tersebut, untuk menyampaikan aspirasinya.

Pengurus Forum Komunikasi Sekolah Dasar Swasta (FKSDS) Kota Tangerang Selatan, mendatangi Rumah Aspirasi di Jalan Puspiptek Raya, Setu, Kota Tangsel pada Kamis 2 Februari 2017 lalu. Kedatangan organisasi yang beranggotakan 150 sekolah swasta se-Tangsel ini untuk menyampaikan aspirasi terkait janji yang pernah disampaikan Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany saat di pertemuan forum tersebut.

Aleg DPRD PKS Tangsel menyerap aspirasi para guru (sumber foto: TangselMedia)

“Kami menyampaikan aspirasi dari FKSDS Kota Tangsel yang pernah diusulkan kepada Pemkot Tangsel dari tahun 2016. Salah satu usulan kami diantaranya adalah untuk insentif guru swasta yang sudah disetujui secara lisan oleh Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany tetapi belum terealisasi juga sampai sekarang” kata Mustofa, Ketua FKSDS Kota Tangsel usai menyampaikan aspirasi.

Mustofa mengatakan, FKSDS Kota Tangsel juga mengusulkan melalui Dinas Pendidikan setempat, perihal Bantuan Operasional Daerah (Bosda) dan dana alokasi khusus untuk sekolah swasta baik berkaitan dengan peningkatan prestasi guru dan mutu guru. Menurutnya, saat itu Dinas Pendidikan sudah minta data berupa usulan nama-nama sekolahnya, berserta jumlah siswanya, dan mereka sudah memberikan data tersebut, namun juga belum terealisasi.

Mustofa mengaku, secara langsung sekolah-sekolah swasta di Kota Tangsel belum mendapat perhatian langsung dari Pemda. Padahal setidaknya apa yang sudah dikerjakan oleh sekolah-sekolah swasta dalam berkontribusi membantu mencerdaskan anak bangsa, juga diiringi perhatian dari pemerintah.

Kedatangan rombongan forum guru swasta ini diterima langsung oleh Anggota Legislatif PKS DPRD Kota Tangsel Sri Lintang Rosi Aryani dan Andi Cut Muthia di ruang aspirasi. Perihal aspirasi tersebut, Sri Lintang Rosi Aryani menjelaskan, terkait aspirasi Bosda untuk sekolah swasta sebenarnya sudah dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017, tapi baru hanya untuk siswanya saja.

Padahal, lanjutnya, yang diinginkan oleh FKSDS Kota Tangsel juga untuk para guru swasta yang belum mendapat sertifikasi dan tunjangan fungsional. Meski demikian, Lintang akan berusaha mendorong aspirasi tersebut ke pihak-pihak terkait.

“Kami akan bawa aspirasi ini ke teman-teman komisi. Kami akan dorong bersama-sama agar aspirasi ini dimasukan dalam anggaran di tri wulan pertama APBD tahun ini. Mudah-mudahan terlaksana” ujar Anggota Komisi II DPRD Kota Tangsel ini.

Menambahkan pernyataan Lintang, Andi Cut Muthia menambahkan, bahwa sekolah-sekolah swasta di Kota Tangsel jumlahya lebih banyak dibanding sekolah negeri, dan keberadaan sekolah swasta sudah banyak berkontribusi untuk memajukan kecerdasan anak-anak di Kota Tangsel ini. Karena itu, sudah selayaknya Pemkot Tangsel memberikan apresiasi dan perhatian yang baik kepada guru dan sekolah swasta. (CIP)

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply