342 Liter Minyak Jelantah Disalurkan untuk Bantu Pendidikan Anak Yatim dan Dhuafa

Hajad

0 Comment

Link

TangselMedia – Sebanyak 342 liter minyak jelantah hasil sedekah masyarakat berhasil dikumpulkan dan diserahkan kepada mitra pengelola pada Rabu (9/6/2026). Hasil pengelolaan minyak jelantah tersebut akan digunakan untuk membantu tambahan biaya pendidikan anak yatim dan dhuafa yang sedang menempuh pendidikan, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi.

Penggagas program sedekah minyak jelantah, Lutfi, mengatakan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mengubah limbah rumah tangga menjadi sumber manfaat sosial, tetapi juga memastikan pengelolaannya dilakukan secara aman dan bertanggung jawab.

“Alhamdulillah, sebanyak 342 liter minyak jelantah dari masyarakat telah kami serahkan kepada mitra pengelola. Insya Allah hasilnya akan segera disalurkan untuk membantu biaya pendidikan beberapa anak yatim dan dhuafa,” ujar Lutfi kepada wartawan, Jum’at (12/6/2026).

Menurutnya, minyak jelantah yang sering dianggap sebagai limbah ternyata memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi sarana berbagi kepada sesama apabila dikelola dengan baik.

Namun demikian, Lutfi mengaku masih menyimpan keprihatinan terkait praktik pengelolaan minyak jelantah yang tidak bertanggung jawab. Ia menyoroti masih adanya minyak jelantah yang diolah kembali dan diduga masuk ke rantai pangan sebagai minyak goreng curah.

“Kami memiliki kegelisahan karena tidak semua minyak jelantah berakhir pada pengolahan yang aman. Sebagian justru diolah kembali dan berpotensi masuk ke rantai pangan. Karena itu, sejak awal kami memilih mitra yang telah terverifikasi dan mengolah jelantah menjadi biodiesel,” jelasnya.

Ia menambahkan, pilihan menggunakan mitra yang mengolah minyak jelantah menjadi biodiesel memang membuat harga jual yang diterima lebih rendah, yakni sekitar Rp5.000 per liter. Namun langkah tersebut dinilai lebih bertanggung jawab demi menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan.

“Bagi kami, sedekah jelantah bukan semata-mata soal mendapatkan dana sebesar-besarnya. Yang lebih penting adalah memastikan manfaat yang dihasilkan tidak menimbulkan mudarat bagi pihak lain,” katanya.

Program sedekah minyak jelantah ini diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, yakni membantu pembiayaan pendidikan anak yatim dan dhuafa sekaligus mengurangi dampak pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah minyak bekas rumah tangga.

Lutfi juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam gerakan sedekah minyak jelantah yang telah diikuti puluhan donatur tersebut.

“Daripada menjadi limbah, lebih baik menjadi berkah. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyedekahkan minyak jelantah agar dapat memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, program sedekah minyak jelantah menjadi salah satu inovasi pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan aspek sosial, lingkungan, dan pendidikan. Selain membantu anak-anak yatim dan dhuafa, program ini juga mendukung upaya pengelolaan limbah yang lebih aman dan berkelanjutan. (Dul)

Baca juga: Festival Wisata Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno Digelar di Pamulang Square

Baca juga: Perkembangan Teknologi Kendaraan Listrik dan Dampaknya terhadap Industri Otomotif

Baca juga: Permainan Yang Bisa Membantu Anak Cerdas Matematika

Share:

Related Post