Peningkatan Literasi Digital dan Pengenalan Kecerdasan Buatan untuk Meningkatkan Keterampilan Manajemen Informasi Siswa MTs Nurul Huda

Redaksi

0 Comment

Link

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam membantu masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan teknologi informasi.

Kegiatan PKM kali ini mengangkat tema “Peningkatan Literasi Digital dan Pengenalan Kecerdasan Buatan untuk Meningkatkan Keterampilan Manajemen Informasi Siswa MTs Nurul Huda.” Tema ini dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya literasi digital di kalangan pelajar, yang saat ini hidup di tengah arus informasi digital yang sangat cepat dan luas. Di era modern ini, siswa dituntut untuk tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara mengelola informasi secara efektif dan etis. Selain itu, pengenalan terhadap kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) juga menjadi penting, karena teknologi ini telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia pendidikan.

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2025 di MTs Nurul Huda, Tangerang Selatan. Tim pelaksana kegiatan diketuai oleh Ikhfina Andini, dengan anggota pelaksana Allesandro Zeffanya dan Muhera Aldi. Kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh pihak sekolah, guru, dan para siswa. Kepala MTs Nurul Huda dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini karena dianggap sangat relevan dengan tantangan pendidikan di era digital saat ini.

Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua sesi utama, yaitu (1) Literasi Digital Dasar dan (2) Pengenalan Kecerdasan Buatan (AI). Kedua sesi tersebut dirancang agar para siswa dapat memahami secara praktis bagaimana memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung proses pembelajaran dan kehidupan sehari-hari.

Pada sesi pertama, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai pengertian dan pentingnya literasi digital dalam kehidupan modern. Materi mencakup cara mencari informasi yang valid di internet, mengenali berita palsu (hoaks), menjaga privasi digital, serta menggunakan media sosial dengan bijak. Tim PKM menekankan bahwa literasi digital tidak hanya berarti mampu menggunakan gadget, tetapi juga bagaimana siswa bisa berpikir kritis dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi.

Selain teori, siswa juga diajak untuk melakukan simulasi pengelolaan informasi digital, seperti cara membuat dokumen dan presentasi menggunakan Google Workspace, menyimpan data di cloud, serta mengelola file dan catatan secara efisien. Melalui praktik langsung ini, siswa belajar bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan efektivitas belajar dan produktivitas sehari-hari.

Pengenalan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

Sesi kedua membahas tentang pengenalan dasar kecerdasan buatan (AI). Tim PKM menjelaskan bahwa AI adalah teknologi yang memungkinkan komputer dan mesin untuk meniru cara berpikir manusia, seperti mengenali suara, memahami bahasa, hingga membuat keputusan otomatis.

Siswa diperkenalkan pada contoh penerapan AI yang dekat dengan kehidupan mereka, seperti chatbot, Google Assistant, sistem rekomendasi di YouTube, serta aplikasi pembelajaran berbasis AI. Tim juga menampilkan video interaktif tentang bagaimana AI digunakan di berbagai bidang seperti pendidikan, bisnis, dan kesehatan.

Agar siswa lebih memahami konsep AI, dilakukan simulasi sederhana menggunakan aplikasi berbasis AI seperti Canva Magic Write dan ChatGPT. Melalui simulasi ini, siswa melihat bagaimana teknologi dapat membantu membuat ide tulisan, menjawab pertanyaan, dan mengelola informasi. Banyak siswa yang merasa kagum karena baru mengetahui bahwa teknologi yang mereka gunakan sehari-hari ternyata telah memanfaatkan kecerdasan buatan.

Manfaat dan Dampak Kegiatan

Kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi siswa MTs Nurul Huda. Dari sisi pengetahuan, siswa menjadi lebih memahami cara menggunakan teknologi secara positif dan produktif. Mereka juga belajar bagaimana mengelola informasi dengan lebih baik, memilah sumber yang dapat dipercaya, serta meningkatkan kesadaran terhadap keamanan data pribadi di dunia maya.

Selain itu, pengenalan terhadap kecerdasan buatan membuka wawasan baru bagi siswa tentang peluang karier dan pembelajaran di masa depan yang berbasis teknologi. Para guru juga menyatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu mereka dalam memperkaya metode pembelajaran digital di sekolah.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kemampuan siswa dalam aspek teknologi, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar mandiri dan berpikir kritis. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung, banyak bertanya dan berdiskusi tentang bagaimana teknologi AI dapat membantu proses belajar mereka sehari-hari.

Penutup

Dengan terlaksananya kegiatan PKM ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam meningkatkan kompetensi digital generasi muda. Literasi digital dan pemahaman tentang kecerdasan buatan menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi perubahan zaman yang serba cepat di era digital.

Tim pelaksana berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan di berbagai sekolah, agar semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaat dan termotivasi untuk menggunakan teknologi secara bijak, kreatif, dan produktif.

Kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata mahasiswa UNPAM dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan Transformasi Digital Pendidikan, guna menciptakan generasi yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga memiliki karakter dan etika digital yang baik.

Artikel ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan publikasi kegiatan, sekaligus menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kemampuan literasi digital dan pengenalan kecerdasan buatan sejak dini.***

Penulis:
Allesandro Zeffanya, Ikhfina Andini, dan Muhera Aldi
(Mahasiswa Universitas Pamulang)

Tags:

Share:

Related Post