Lebih dari 300 Mahasiswa Ikuti Seminar Internasional Untuk kemerdekaan Palestina

 

TangselMedia– Dalam rangka meperingati hari jadinya yang ke 50 STIE Ahmad Dahlan,Ikatan Mahasiswa Managemen Ahmad Dahlan (IMMADA ) berkerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), menyerenggarakan seminar Internasional untuk kemerdekaan Palestina,Pada hari Rabu tanggal 3 Januari 2017, bertempat di Auditotium Syafrudin Prawinegara kampus STIE Ahmad Dahlan Ciputat.Tangerang Selatan.
“Acara ini merupakan sekaligus opening seremony, terkait milad STIE Ahmad Dahlan yang ke 50, kita selaku mahasiswa melihat dinamika yang sekarang terjadi di Palestina bukan sekedar konflik biasa namun juga ada unsur ketidak manusiawian, melalui seminar ini kami akan membantu berjuang baik dalam bentuk dukungan moril mau pun berbentuk tulisan. Selain seminar , kita juga mengadakan kegiatan lain seperti bedah buku, aneka bazaar dan panggung gembira” Kata Khoirul Abidin selaku Presiden Mahasiswa STIE Ahamad Dahlan Kepada TangselMedia.

Suasana Seminar Internasional (Dok:TangselMedia)

 

Kegiatan seminar ini diikuti lebih dari 300 orang mahasiswa yang datang dari berbagai kampus yang ada di wilayah tangerang selatan, dengan menghadirkan para para narasumber seperti Mr.Taher A.Syeikh dari Paletina ( Qods Foundation), Ir.Mujtahir Hashen ( Cairman Voice of Palestine), Ammar Fauzi.Ph D (Voice of Palestine). Iswayudi SE.MG (Lecturer STIE Ahmad Dahlan).
Dalam sambutannya Mr.Taher A.Syeikh selaku Qods Foundation Palestine memaparkan mengenai apa yang sekarang dialami masyarakat Palestina, Menurutnya saat ini di Palestina sana bulan lah sebuah konflik antar individu dengan zionis Islael belaka, namun lebih dari itu merupakan sebuah tindakkan penjajahan kepada sebuah negara seperti Palestina, hampir setiap hari terjadi peperangan dan hampir setiap hari masyarakat palestina meregang nyawa.
“ Palestina bukan saja milik saya namun palistina milik semua umat Muslim dimana di sana terdapat masjid Al Aqsa, Masjid umat muslim sedunia dari sanalah nabi Muhammad SAW, naik ke langit ke Tujuh dan mendapatkan perintah untuk menunaikan ibadah Sholat 5 waktu” Ujar Thaer A.Syeikh.

Pemberian Penghargaan Kepada pejuang Palestina (Dok:Tangselmedia)

 

Sementara itu Iswahyudi selaku Lecturer STIE Ahmad Dahlan menanggapi maraknya ajakan boikot produk Israel, “Jika kita ingin memboikot produk-produk Israel mari kita mulai dari yang ada di sekitar kita dahulu, dan memakai produk dari negeri sendiri, seperti air meneral, pakaian, makanan dan lain sebagainya”Ungkapnya.
Seminar Internasional Yang bertajuk “The Global Intifada to Free Palestine” merupakan kali pertama yang diadakan di kampus STIE Ahmad Dahlan, namun di luar dugaan panitia, ternyata peserta seminar melebihi target.” Kita sangat gembira acara seminar ini di ikuti lebih dari 300 peserta, tadinya target kita hanya 200 peserta, para temen-temen juga cukup antusias terutama pada sesi tanya jawab”Ungkap Pupung Saputra, ketua umum Ikatan Mahasiswa Managemen STIE Ahmad Dahlan.(ISK)

author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply