Kolaborasi Dosen Unpam Guna Peningkatan Kompetensi Siswa-siswi SMK Mathla’ul Anwar Kab. Tangerang

TangselMedia-Ahad, 17 oktober 2021, para dosen Universitas Pamulang melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema: Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia Berbasis KSA melalui Penguatan Matematika pada Siswa-siswi SMK Mathla’ul Anwar Kab.Tangerang. Kegiatan Tri Dharma Perguruan tinggi ini di dukung oleh para dosen, diantaranya: Nina Valentika, S.Si.,M.Si. selaku Ketua Pelaksana kegiatan, Vivi Iswanti Nursyirwan, S.Sos.,M.M.selaku salah satu narasumber, juga di dukung oleh Luh Nadi,S.E.,M.M., Hamida Hunein, S.E., M.M., dan Muhammad Sopiyana, S.E.,M.M selaku dosen pendukung acara kegiatan.  Kegiatan berbasis community development ini juga melibatkan 5 mahasiswa dari Universitas Pamulang diantaranya: Irma Nurmanah, Lilis Suaedah, Nahdiyah, Suminah, dan Fujiawati. Menariknya, pada kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya didukung oleh dosen Universitas Pamulang, melainkan juga didukung oleh salah seorang narasumber yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) sekaligus sebagai assessor SDM Aparatur dan juga assessor Ketenegakerjaan Badan Nasional Sertifikasi Profesi yakni Irwan Leo Putra Harahap, S.T, M.MT. Kegiatan berbasis edukasi pada masyarakat ini berlangsung secara offline dengan protokol kesehatan secara ketat.

Kepala Sekolah, Pemateri, Panitia Dosen, Panitia Mahasiswa serta para siswa/I SMK

Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak guna memaksimalkan edukasi pada peserta didik, khususnya pada siswa-siswi SMK Mathla’ul Anwar Kab.Tangerang. Latar belakang kegiatan ini dilakukan yakni karena para siswa mengalami demotivasi belajar dan juga para akademisi melihat urgensinya kompetensi sumber daya manusia khususnya pada siswa-siswi SMK yang dinilai perlu pengembangan lebih lanjut dan perlunya kompetensi untuk ditanamkan sejak dini. Jika dilihat lebih dalam, saat ini siswa-siswi SMK mengalami penurunan semangat belajar, hal ini dapat ditinjau dari sisi minimnya aktifitas siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Hal lain yang dinilai perlu ditingkatkan bagi siswa-siswi SMK adalah kondisi rendahnya daya serap siswa-siswi SMK pada lingkungan industri. Gap antara dunia industri dan dunia pendidikan dinilai karena rendahnya aspek kompetensi siswa terhadap kebutuhan dunia industri. Siswa-siswi SMK perlu diperkuat aspek kompetensinya, baik dari sisi: Knowledge, Skill dan Attitude guna memperkecil distorsi minimnya kompetensi yang dihadapi siswa saat hendak ke dunia kerja.

Acara pengabdian masyarakat ini diawali dengan doa sebelum kegiatan, lalu di ikuti oleh sambutan Kepala Sekolah yakni Ahyar, S.Pd. Sambutan Ahyar, S. Pd selaku Kepala Sekolah SMK Mathla’ul Anwar Kab.Tangerang menekankan pentingnya peserta didik untuk memerhatikan materi pada paparan yang disampaikan para narasumber. Besar harapannya adalah hal ini akan dapat memberikan kebermanfaatan bagi bekal para siswa-siswi SMK di masa datang. Sambutan berikutnya di kemukakan oleh pihak Universitas Pamulang, yang di sampaikan oleh Hamida Hunein, S.E., M.M.

Baca Juga  Kasus Guru Pukul Siswa Dengan Sepatu Berujung Damai di Magetan

“Saya berharap rangkaian acara yang sudah di koordinasikan dengan baik oleh para dosen dan mahasiswa ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan output edukasi yang diharapkan oleh semua pihak”, harap Hamida.

Kemudian Pre Test dilakukan setelah sambutan acara yang didistribusikan pada siswa untuk melihat aspek kognisi siswa sebelum paparan dilakukan.

Acara berikutnya adalah paparan materi pertama oleh Vivi Iswanti Nursyirwan, S.Sos.,M.M. Vivi dalam paparannya menyampaikan pada siswa-siswi SMK Mathla’ul Anwar sebanyak 20 orang bahwa penting perkuatan knowledge, skill dan attitude para siswa-siswi SMK. Narasumber pertama ini menekankan tipe pengetahuan, sumber pengetahuan, pentingnya ilmu, manfaat ilmu bagi kehidupan, pentingnya skills, baik hard skill, maupun soft skill, kualifikasi tenaga kerja, bagaimana meningkatkan hard skill, bagaimana meningkatkan soft skill, serta penguatan pada aspek attitude siswa-siswi SMK.

Pemateri berikutnya pada acara kegiatan pengabdian masyarakat adalah Irwan Leo Putra Harahap, S.T, M.MT. Pemateri kedua berfokus pada peningkatan motivasi siswa-siswi SMK berkaitan dengan arah masa depannya.

“Apakah ingin menjadi seorang mahasiswa, atau ingin bekerja?” tanya Irwan Leo kepada para siswa.

Hasil observasi pada acara ini: dari 20 siswa-siswi SMK tidak ada satupun yang ingin menjadi seorang pengangguran ketika di tanya oleh pemateri kedua ini. Dari 20 siswa, hanya ada 5 yang ingin melanjutkan kuliah ke tingkat pendidikan tinggi, dan terdapat 15 siswa yang ingin bekerja. Hal ini menjadi fakta menarik bahwa dari hasil kegiatan pengabdian ini, para siswa-siswi memiliki semangat tinggi untuk dapat melanjutkan studi ataupun bekerja. Hanya perlu peningkatan kompetensi siswa-siswi SMK sehingga mereka benar-benar dapat meraih apa yang diharapkan. Bapak Irwan menekankan pentingnya penerapan integritas sejak dini, pentingnya aspek etika, pentingnya komunikasi dalam kehidupan, penggunaan bahasa yang tepat, berfokus pada keahlian, serta pada pengembangan diri.

Post Test dilakukan setelah paparan materi keseluruhan. Post test di distribusikan guna mengukur pencapaian aspek kognisi siswa berkaitan materi selama acara berlangsung. Dari 20 siswa, yang mendapatkan nilai 100 dari pre test sebelumnya sebanyak 5 orang, dan sisanya diluar itu.  Siswa-siswi SMK yang didominasi oleh jurusan multimedia dan kendaraan ringan ini terlihat begitu antuasias selama acara berlangsung. Salah satu antusias peserta adalah ketika pemateri mengajukan beberapa pertanyaan dan peserta menjawab pertanyaan tersebut, serta terdapatnya door prize pada kegiatan tersebut yang menambah meriahnya suasana acara kegiatan.***

Kontributor : Vivi Iswanti Nursyirwan, S.Sos.,M.M (Dosen Prodi Akuntansi)

Tags:

Related Posts

Leave a Reply