Fujifilm Berhasil Uji Coba Favipiravir Untuk Sembuhkan Covid-19, Buat Saham Naik 19,5%

China telah selesaikan tes klinisnya terhadap Favipiravir.

China telah selesaikan tes klinisnya terhadap Favipiravir.

TangselMedia – China telah selesaikan tes klinisnya terhadap Favipiravir. Favipiravir adalah obat untuk menyembuhkan COVID-19 yang sudah diizinkan dan dipakai secara klinis di Jepang sejak 2014 untuk obati penyakit semacam influenza.

Obat ini telah di ujicoba kepada 200 penderita COVID-19 di Wuhan dan Shenzen. Tidak membutuhkan waktu yang lama, penderita yang sudah meminum obat ini akan teruji negatif COVID-19 setelah 4 hari.

Penelitian klinis multipusat yang awal dilakukan di Rumah Sakit Zhongnan di Universitas Wuhan tunjukan hasil Favipiravir lebih cepat dibanding pasien yang menjalani karantina.

“Favipiravir telah direkomendasikan kepada tim perawatan medis, serta harus disertakan dalam diagnosis dan rencana perawat untuk COVID-19 secepatnya,” jelas Zhang yang kami kutip dari liputan6

Baca Juga  Minimarket Di Ciputat Hangus Terbakar Akibat Korslet Listrik

Perusahaan farmasi di China telah mengantongi izin dari Administrasi Produk Medis Nasional untuk memproduksi obat ini secara massal dan akan pastikan stok terus tersedia, lanjut Zhang.

Fujifilm Holding sendiri adalah perusahaan yang memiliki 3 bagian penting bisnis utama yaitu Imaging Solution, Information Solutions, dan document Solution. Yang sudah ada sejak 20 Januari 1934 dan berpusat di Tokyo, Jepang.

Sebuah perusahaan yang memproduksi produk digital, alat optik, serta prduk lainya yang berhubungan dengan photofinishing dan instant photo system. Dan juga alat alat medis, farmasi, seni grafis dan alat elektronik lainya.

Dengan berhasilnya uji coba ini membuat saham Fujifilm Holding Inc di perdagangan Amerika meningkat 19,51 persen menjadi US$ 47,9.

Related Posts

Leave a Reply