Tim Barzah Dompet Dhuafa Bantu Pemulangan Korban Kecelakaan Bus Subang

Foto: Dompet Dhuafa

TangselMedia – “Tim Badan Pemulasaran Jenazah (Barzah) sejak Sabtu (10/2) malam, kami kerahkan meluncur ke Subang, untuk turut serta mengevakuasi korban kecelakaan rombongan bus pariwisata di tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat. Hingga akhirnya pada Minggu (11/2) pagi, tim Barzah dengan sejumlah ambulans yang membawa korban kecelakaan lainnya, tiba di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan, untuk dilakukan pendataan dan nantinya seluruh korban meninggal dikebumikan di Pemakaman Taman Legoso. Mendapat kabar bahwa rombongan adalah keluarga besar dari Kampung Legoso, Ciputat Timur, yang mana merupakan tetangga dari salah satu kantor Dompet Dhuafa, maka dengan segera empat tim Barzah semua kami kerahkan,” ungkap Ahmad Sonhaji, Direktur Dakwah dan Respon Tanggap Darurat Dompet Dhuafa.

Kecelakaan bus yang membawa rombongan warga Legoso, Ciputat Timur, terjadi di Tanjakan Emen, Ciater, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (10/2). Hingga berita ini diturunkan, kabar korban meninggal dunia tercatat 26 jiwa, dari sekitar 40-an penumpang.

Bus tersebut membawa rombongan wisatawan dari Koperasi Simpan Pinjam Permata, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Rombongan tersebut baru saja meninggalkan wisata kawah Gunung Tangkuban Parahu di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.

Foto: Dompet Dhuafa

Seperti yang dilansir dari kanal media salah satu media online, Kapolres Subang, AKBP M. Joni menuturkan, “Bus menuju Subang kota dari arah Bandung. Saat melintas turunan panjang dan berkelok, bus tidak terkendali karena diduga rem blong. Kemudian menabrak sepeda motor bernomor polisi T4382MM. Bus kemudian menabrak tebing sebelah kiri jalan dan terguling di bahu jalan”.

Beberapa korban kecelakaan bus tersebut, terdapat relawan Jaring Kesehatan Ibu dan Anak (JKIA) di Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa untuk wilayah Tangerang Selatan, khususnya Ciputat. Siang ini, para korban meninggal langsung dimakamkan, dan beberapa korban luka ringan, serta berat masih berada di RSUD Tangerang Selatan.

“Ya benar, dalam musibah kali ini terdapat relawan kesehatan kami. Tercatat atas nama almarhumah Tety Sumiati dan Siti Mulyanah. Beliau berdua menjadi relawan sejak awal adanya program JKIA di Tangerang Selatan. Yaitu sejak 2015 atau sudah jalan 3 tahun beliau berdua menjadi relawan kesehatan di LKC Dompet Dhuafa,” ungkap Ani Rohayani, selaku penanggung jawab program JKIA LKC Dompet Dhuafa.

author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply