Menumbuhkan Geliat Profesi Teknisi Handphone di Institut Kemandirian Dompet Dhuafa

TangselMedia – Handphone menjadi barang yang semakin banyak dipergunakan masyarakat umumnya di era digital saat ini, mulai dari smartphone hingga ponsel biasa. Tidak hanya masyarakat menggunakan sebagai alat komunikasi, akan tetapi digunakan sebagai sarana hiburan, mendapatkan informasi dari situasi sekitarnya, hingga sebagai barang jasa yang memutar roda perekonomian. Contohnya seperti, transportasi yang menggunakan aplikasi atau transportasi online.
Merujuk pentingya keberadaan fungsi handphone, maka Dompet Dhuafa melalui Institut Kemandirian menggelar program pelatihan teknisi telepon seluler. Tujuan diadakan program tersebut, yakni Institut Kemandirian dapat memecahkan masalah para pemuda pengangguran yang disebabkan terbelitnya masalah ekonomi. (Sabtu, 10/02)

Terdapat dua permasalah bangsa yang tak kunjung usai, yaitu kemiskinan dan pengangguran. Banyak pihak telah mencanangkan berbagai pihak untuk mengatasinya namun itu belum cukup. Masih dibutuhkan program yang memiliki efektifitas tinggi dalam menuntaskan kedua masalah tersebut. Institut Kemandirian Dompet Dhuafa bekerjasama dengan LAZ Chevron Jakarta sebagai bentuk ikhtiar dalam upaya meningkatkan pemberdayaan yang selama ini telah diselenggarakan oleh Institut Kemandirian Dompet Dhuafa.

Menurut Juperta Panji Direktur Institut Kemandirian Dompet Dhuafa mengatakan, “Dalam kerjasama Institut Kemandirian Dompet Dhuafa dengan Laz Chevron melalui program pelatihan teknisi telpon seluler dapat bertujuan untuk mencetak tenaga ahli di bidang teknisi telpon seluler yang siap kerja dan siap usaha”.

Sasaran sebagai penerima manfaat pada program ini adalah para pemuda pengangguran yang kurang beruntung dalam sisi ekonomi dimana nanti ada puluhan penerima manfaat kerjasama ini. “Harapan dari pelaksanaan program ini adalah program ini bisa mencetak tenaga trampil di bidang teknisi handphone, sehingga dengan ketrampilan yang dimiliki, para penerima manfaat akan mempunyai daya saing dalam mencari pekerjaan atau membuka usaha”, tukas Juperta Panji.

Menurut Denies Syahruddin sebagai Direktur LAZ Chevron Jakarta menjelaskan, “ Dalam kerjasama LAZ Chevron dengan Dompet Dhuafa merupakan tindak lanjut kami dalam membina hubungan baik sebagai mitra pengelola zakat, sehingga kami dapat menyalurkan zakat produktif untuk penerima manfaat yang terampil keahlian tertentu melalui program Institut Kemandirian Dompet Dhuafa yang diharapkan selanjutnya para penerima manfaat tersebut dapat hidup mapan”.

Adapun bentuk kerjasama ini, yaitu Institut Kemandirian Dompet Dhuafa akan melaksanakan pelatihan yang diselenggarakan selama 13 hari dan selanjutnya dilaksanakan OJT ( On The Job Training ). Sementara itu dalam OJT tersebut dibagi dua tahap yang pertama OJT 1 dengan durasi selama 2 hari dalam bentuk bakti sosial kepada masyarakat dengan memberikan layanan perbaikan telepon seluler gratis, kemudian tahap kedua OJT 2 dengan rentan waktu sebulan dalam bentuk magang di unit usaha konter servis telepon seluler. Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Tercatat sejak 12 tahun yang lalu Institut Kemandirian Dompet Dhuafa telah menghasilkan ratusan pemuda yang sukses melalui program ini. (Irm)

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply