Mahasiswa Merasa Terbantu, Masjid dan Mushola di Ciputat Bagikan Takjil dan Makanan Untuk Buka Puasa Secara Gratis

Persiapan sebelum buka puasa/ Ahdi Nadhiva

TangselMedia – Bagi sebagian mahasiswa, bulan Ramadhan bukan hanya dimanfaatkan sebagai momen menjalankan kewajiban dan memperbanyak amal kebaikan. Ada nilai lebih yang didapat berupa bantuan ekonomi untuk memudahkan menghemat uang belanja.

Adalah berkat program bagi-bagi takjil dan makanan untuk buka puasa yang dilakukan oleh pengurus-pengurus masjid di sekitar wilayah Ciputat, Tangerang Selatan.

Ciputat dikenal sebagai daerah dengan padatnya jumlah penduduk tidak tetap. hal tersebut disebabkan karena ada beberapa kampus besar yang terletak di wilayah yang merupakan bagian dari Kota Tangerang Selatan itu. Hingga warga setempat banyak menyediakan kos bagi mahasiswa yang sedang merantau.

Program bagi-bagi makanan untuk berbuka puasa yang telah menjadi tradisi tahunan itu menurut Tomy Fadhilla merupakan sedekah masyarakat sekitar masjid untuk para jamaah khusunya mahasiswa dari berbagai daerah yang sedang menempuh kuliah dan indekos di sekitar masjid.

“Insya Allah untuk kegiatan ini akan berlangsung sampai satu bulan penuh. Kami selaku pengurus masjid menyediakan takjil seperti buah kurma. Tugas kami adalah membagi jadwal sumbangan dari tiap-tiap rumah warga disekitar masjid untuk kemudian di salurkan kepada para jamaah sholat maghrib,” ujar pengurus Masjid Nurul Huda, Cempaka Putih, Ciputat Timur itu saat ditemui pada Jum’at (18/5).

Menurut Robi Chul Bais program yang diadakan oleh pengurus masjid tersebut sangat bermanfaat khusunya bagi para mahasiswa yang indekos. Ia bersama teman-teman kosnya selalu rutin datang ke masjid sebelum adzhan maghrib.

“Tahu sendiri anak kos sering kekurangan gizi karena kebanyakan ngirit. Secara kita juga mayoritas disini masih kuliah dan belum bekerja. Jadi kami sangat berterima kasih kepada pengurus masjid yang rutin memberikan jatah buka puasa setiap harinya. Masukanya mungkin nanti bisa ditambah kegiatan tadarus sebelum waktu buka oleh para jamaah yang datang dan secara rutin tentunya,” tambah mahasiswa asal Tegal itu.

Di tempat lain pengurus Mushola Raudhatul Jannah di Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur Tangerang Selatan juga mengadakan program bagi-bagi takjil dan makanan untuk berbuka puasa.

Menurut Matnaim pengurus sengaja memprioritaskan makanan yang disumbangkan oleh donatur  untuk para mahasiswa yang tinggal di sekitar lingkungan mushola. Program itu sudah berjalan bertahun-tahun dan didanai oleh para donatur yang sudah dijadwal sebelumnya.

“Kita sebagai seorang muslim dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan istilahnya ingin membagikan rezeki kepada para Fi Sabilillah, mereka adalah para mahasiswa yang merantau dari daerahnya masing-masing untuk mencari ilmu diperguruan tinggi. Jadi mereka kalau mau cari makanan untuk berbuka puasa tidak usah keluar, cukup datang ke mushola Insya Allah dapat. selain itu harapan kami program ini akan menjadikan masyarakat baik yang menetap maupun para mahasiswa sekitar jadi guyub dan rukun karena ada rasa saling tolong-menolong,” ungkap ketua RT setempat itu yang ditemui usai melaksanakan sholat jamaah maghrib di mushola.

Tanggapan positif juga diungkapkan oleh mahasiswa yang tinggal disekitar mushola. Menurut Randi Airlangga  kegiatan tersebut sangat membantu. ia mengatakan sudah dari tahun lalu selama bulan Ramadhan ia dan teman-temanya secara rutin datang ke mushola untuk mendengarkan tadarus dan memanfaatkan takjil serta makanan gratis yang diberikan secara cuma-cuma dan tanpa syarat.

“Senang sekali rasanya, kita sama-sama diuntungkan. Pihak mushola memberikan makanan untuk berbuka puasa secara gratis, mahasiswa yang membantu menghabiskanya,” ujar mahasiswa UIN Jakarta itu. (AN)

Related Posts

Leave a Reply