Satu Korban Tewas Di Indramayu Hamil 6 Bulan Karena Mobil Tertabrak Kereta

Satu Korban Tewas Di Indramayu Hamil 6 Bulan Karena Tertabrak Kereta
Foto: Thinkstock/assistantua

TangselMedia – Satu korban dalam kecelakaan mobil dengan kereta api di Indramayu, sedang hamil enam bulan. Dia dan janin dalam kandugannya meninggal. Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara, Indramayu. Menurut data yang diberikan oleh Kapolres Indramayu AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki, korban perempuan yang sedang hamil bernama Turi Mulyani (52), warga Desa Temiyangsari, Kroya, Indramayu. Janin yang ada dalam perut Turi dihitung sebagai korban meninggal.

“(Kecelakaan itu) mengakibatkan pengemudi dan penumpang berjumlah 8 orang meninggal dunia,” ujar Yoris, dalam keterangannya, Sabtu (29/6/2019). Sebelumnya, VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edy Kuswoyo menjelaskan peristiwa ini terjadi di Km 143+1 antara Stasiun Hargelis dan Cilegeh pada Sabtu (29/6/2019) pukul 15.15 WIB.

Mobil Daihatsu Terios bernopol E-1826-RA terlibat kecelakaan dengan KA 144 Jayabaya relasi Stasiun Pasar Senen-Malang saat melintas di perlintasan kereta. Perlintasan ini diketahui tidak resmi dan tidak memiliki palang pintu.  “Info yang kami terima, mobil Daihatsu Terios yang melintas di perlintasan tersebut langsung melintas tanpa tengok kanan dan kiri, bersamaan dengan datangnya KA Jayabaya, relasi Pasar Senen-Malang,” ujar Edy dalam keterangannya.

Baca Juga  Polrestabes Medan Melumpuhkan Komplotan Pencurian Mobil

Berikut identitas korban tewas:

1. Nama: H. Tasdan
Umur: ± 47 tahun
Alamat: Desa Ranjeng

2. Nama: Hj Dian Kudprihatini
Umur: ± 30 tahun
Alamat: Desa Ranjeng

3. Nama: Muti Amrilah
Umur: ± 5 Tahun
Alamat: Desa Ranjeng

4. Nama: Turi Mulyati
Umur: ± 50 tahun
Alamat: Desa Temiyangsari

5. Nama: Ajtmadja Akmal
Umur: ± 19 tahun
Alamat: Desa Temiang Sari

6. Nama: Yati
Umur: ± 50 tahun
Alamat: Jakarta

7. Nama: Doin
Umur: ± 19 tahun
Alamat: Jakarta

8. Janin berusia 6 bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *