PKM Teknik Industri UNPAM Berikan Penyuluhan Pembuatan Sabun Batang Dari Limbah Minyak Jelantah di Desa Kompa, Cidahu, Sukabumi

TangselMedia-Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Universitas Pamulang pada minggu (16/10/2022) melibatkan masyarakat yang mayoritas warga  Desa Kompa .Pemateri dari Universitas Pamulang terdiri dari dosen Teknik Industri yakni Patria Adhistian S.T., M.M., Priyo Wibowo S.Si., Ruspendi S.T, M.T., Rusmalah, S.T, M.T., dan mahasiswa yakni Sastria Kriswilda Gulo, Deajeng Setia Ibu, Lira Meytalia, Bernat Gea, Dwi Ricky Rexi.

Kegiatan yang mengupas tentang bagaimana pembuatan sabun batang dari minyak jelantah mulai  dari jenis, kelebihan dan kekurangan hingga paktek bagaimana cara pembuatannya dan cara  menggunakannya. Pembuatan Sabun Batang dari Limbah Minyak Jelantah bagi seluruh warga di Desa Kompa menyinggung juga masalah bagaimana cara pengelolaan produk sabun batang dari limbah minyak jelantah dengan baik.

Dalam materinya, Deajeng Setia ibu selaku anggota PKM menyampaikan bahwa “kegiatan penyuluhan tersebut dilakukan sebagai upaya dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya pencegahan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh minyak bekas jelantah. “Masyarakat Cenderung tidak menyadari bahwa pembuangan minyak bekas jelantah kesaluran pembuangan dapat menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan terutama terhadap tanah dan juga pencemaran air.

“Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai alat pengolah bahan – bahan makanan. Dalam keseharian minyak berfungsi sebagai penghantar panas dan penambah cita rasa gurih.Sejak 2021 harga minyak goreng terus meningkat. Kemendag mencatat harga minyak goreng curah per April 2022 berada di angka Rp18,759 per liter atau naik sebesar 50,3 persen dari torehan periode yang sama tahun lalu di posisi Rp12.475. Sementara itu, harga minyak goreng kemasan premium pada awal April 2022 di posisi Rp26.170 per liter atau naik 73,2 persen dari torehan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp15.103 per liter. Hal ini sangat berdampak kepada Masyrakat khusus nya ibu-ibu sebagai pengatur pengeluaran keuangan rumah tangga.

Baca Juga  Indonesia Masuk Posisi 10 Besar Rentan Terkena Virus Ransomware Petya

Minyak jelantah adalah minyak limbah yang bisa berasal dari jenis-jenis minyak goreng. Melihat harga minyak yang terus meningkat alangkah sayang nya jika minyak jelantah ini tidak dimanfaatkan di kehidupan sehari hari selain menggoreng, karena minyak goreng yang sudah menjadi limbah sangat berbahaya bagi kesehatan. Salah satu pemanfaatan minyak jelantah dalam kehidupan sehari hari adalah sebagai bahan pembuatan sabun cuci baju yang sangat bermanfaat bagi masyarakat baik dari segi ekonomis maupun manfaat sekaligus membantu dalam pengelolaan limbah Rumah Tangga dalam memelihara kelestarian lingkungan”ungkap Deajeng.

“Peran Kampus memberikan stimulasi kepada masyarakat Desa Kompa dengan target menjadikan Desa Kompa sebagai Mitra, kedepannya bagai mana narasi yang disampaikan dapat menjadi bermanfaat bagi masyarakat” jelas Patria.

Oleh karena itu kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi limbah minyak goreng yang dibuang oleh ibu-ibu yang apabila dibuang ke saluran-saluran air bersih dapat mencemari lingkungan. Selain itu masyarakat juga dapat memanfaatkan dimanfaatkan di kehidupan sehari hari selain menggoreng, karena minyak goreng yang sudah menjadi limbah sangat berbahaya bagi kesehatan.

Menanggapi kegiatan PKM ini, Kepala Desa Kompa Yulianti juga menyampaikan rasa terimaksihnya kepada Teknik Industri UNPAM, “Kami menyambut baik dan berterimakasih pada Dosen dan Mahasiswa Universitas Pamulang atas terselengaranya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini. Saya berharap kedepannya ilmu yang disampaikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Desa Kompa kita dalam mengolah dan menggunakan  produknya” pungkasnya.***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *