Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik Untuk Menjaga Keseimbangan Alam dan Membangun Kehidupan Yang Lebih Sehat

TangselMedia-Sabtu 29 Mei 2021, Progaram Studi Teknik Industri Universitas  Pamulang  Telah Melaksanakan Pengambdian Kepada Masyarakat (PKM) Mahasiswa, Kegiatan sosialisasi ini pun berlangsung di tempat Kp.Ceger (RT002/RW004) Ds. Sukadarma, Kec. Sukatani, Kab. Bekasi dimana terdapat sebuah program lingkungan anggota PKK yang berisikan sekitar 20 ibu-ibu yang merupakan penduduk sekitar lingkungan Rt/Rw setempat. Program PKK disini menjadi peran vital terhadap Kesadaran dan kepedulian untuk menangani sampah oleh masyarakat desa. Pelaksanaan Pengambdian Kepada Masyarakat (PKM) Mahasiswa, ini merupakan wujud nyata yang telah dilakukan oleh mahasiswa/i Universita Pamulang Teknik Industri. Tim Pengambdian Kepada Masyarakat (PKM) Mahasiswa terdiri dari 5 Mahasiswa dan 1 dosen pembimbing. Di ketuai oleh Muhamad Faisal dan beberapa anggota lain nya, serta didampingin oleh Andry Septianto, S.T, M.M. selaku dosen Teknik Industri.

Sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktivitas masyarakat. Setiap aktivitas manusia pasti menghasilkan buangan atau sampah. Seiring dengan tumbuhnya sebuah kota, bertambah pula beban yang harus diterima kota tersebut. Salah satunya adalah beban akibat dari sampah yang diproduksi oleh masyarakat perkotaan secara kolektif. Untuk kota-kota besar, sampah akan memberikan berbagai dampak  negatif  yang  sangat  besar  apabila penanganannya  tidak dilakukan secara cermat dan serius yaitu mengakibatkan terjadinya perubahan keseimbangan lingkungan yang merugikan atau tidak diharapkan sehingga dapat mencemari lingkungan baik terhadap tanah, air dan udara. Pengelolaan sampah secara efektif dan efisien harus dijalankan oleh semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah. Semua pihak ini bertanggung jawab terhadap penanganan sampah sehingga tidak lagi menimbulkan masalah.

Kampung ceger, Desa Sukadarma, dimana masih terlihat bahwa sebagian masyarakat yang menetap disana tidak menghiraukan masalah lingkungan sekitar terutama masalah sampah. Masyakarat disana masih membakar sampah rumah tangga yang dihasilkan ataupun membuangnya sembarangan. Membakar sampah akan menghasilkan bahan-bahan kimia berbahaya. Maka dari itu tujuan dari sosialisasi Pengambdian Kepada Masyarakat (PKM) Mahasiswa ini untuk meningkatkan kesadaran masyakarat akan kelestarian lingkungan dan pengetahuan tentang  pengolahan sampah yang  baik. Peran ibu rumah tangga dalam menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan sekitar sangat penting dikarenakan ibu rumah tangga dapat mensortir sampah organik dan anorganik.

Baca Juga  Pemerintah Tangsel Sudah Dapat Desain Terbaik Jembatan Gaplek

Hasil yang dicapai dari kegiatan sosialisai ini adalah masyarakat mulai memahami pentingnya mengelola sampah, dan juga akan membantu perekonomian warga dengan adanya pelatihan mengenai kreasi-kreasi yang dapat dibuat dari sampah dan memiliki nilai jual. Serta pendekatan pengendalian sampah kepada anak-anak melalui kegiatan pembuatan prakarya dari sampah membuat mereka senang karena ada sesuatu yang dapat mereka buat dari sampah dengan usaha mereka sendiri dan harapannya kreatifitas mereka kedepannya dapat terasah dalam menangani masalah sampah dan muncul kader-kader peduli lingkungan di desa mereka. Pemilahan sampah tentunya berfungsi sebagai penerapan 3 R, yaitu Reuse, Reduce dan Recycle. Jadi, masyarakat diajarkan untuk mengolah sampah yang masih bisa dimanfaatkan seperti botol plastik bekas / sachet plastik untuk nantinya dapat dijadikan menjadi barang yang masih bernilai ekonomi.

Kegiatan Pengambdian Kepada Masyarakat (PKM) Mahasiswa ditutup dengan sesi Poto bersama warga dan juga pemberian Cindra mata, Tempat sampah Organik dan Non Organik dan downprize berupa detergen telah diproduksi Teknik Idustri Universitas Pamulang kepada warga Kp.Ceger (RT02/RW04) Ds. Sukadarma, Kec. Sukatani, Kab. Bekasi.***

Tags:

Related Posts

Leave a Reply