PKM Manajemen Mutu Pada Usaha Mikro di Cikande, Serang

TangselMedia-Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang kembali melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema Awareness Sistem Manajemen Mutu Pada Usaha Mikro. Kegiatan PKM ini diselenggarakan pada 26 s.d. 28 Maret 2022 dengan mitra usaha mikro Cendol Durian Indah, beralamat di Alamat : Perumahan Bumi Cikande Indah Blok C1 no 01, Kec. Cikande, Kab. Serang, Banten 42186.

Kegiatan ini diikuti oleh Bapak Febry Septyando selaku pengelola Cendol Durian Indah, Dosen TI-Unpam yaitu Dyah Puspitasari Sunaryo Putri, SE., Ak., M.Si, Ihsan Supono, ST., MT., Ph.D, dan Prayoga Bakti, ST., MT serta mahasiswa TI-Unpam, Sadam Hadi Pratana Hussaini, Bagas Patih dan  Candra Suryo Martanto. Kegiatan PKM ini diadakan dengan tujuan memberikan pengenalan (awareness) tentang prinsip penjaminan mutu pada usaha mikro sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing produknya.

Tantangan utama yang dialami oleh usaha mikro menjelang berakhirnya pandemi Covid-19 adalah memasuki kembali pasar dengan persaingan yang bebas setelah sebelumnya sangat terbatasi oleh PPKM. Oleh karena itu tim PKM dan mitra sepakat untuk mengatasinya dengan melakukan kegiatan PKM berupa awarness manajemen mutu berbasis pada prinsip ISO 9001:2015. Usaha dalam penerapan manajemen mutu sangat bergantung pada kondisi usaha itu sendiri. Karena itu, kegiatan ini dirancang untuk dilakukan dalam tiga tahap yaitu observasi, analisis kesesuaian prinsip manajemen, serta penyusunan rekomendasi.

Pada tahap pertama, telah didapatkan gambaran umum tentang pemahaman pelaku usaha tentang prinsip manajemen mutu. Hal ini disambut dengan bersemangat oleh Bapak Febry Septyando dengan menjelaskan proses usahanya dari mulai perencanaan, produksi dan penjualan, termasuk di dalamnya usaha yang dilakukan untuk menjaga kualitas produk Cendol Durian Indah. Penjelasan yang jelas tersebut sangat mempermudah tim pengabdi dalam tahap selanjutnya. Pada tahap kedua, dilakukan analisis kesesuaian prinsip manajemen mutu yang ada dalam ISO 9001:2015 dengan prinsip yang telah diterapkan oleh Cendol Durian Indah. Pada tahap ketiga, hasil dari analisis tersebut yang kemudian diolah oleh tim pengabdi untuk memberikan rekomendasi berupa implementasi lebih lanjut tentang prinsip ISO 9001:2015. Rekomendasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang prinsip manajemen mutu yang dapat diimplementasikan oleh pelaku usaha dalam meningkatkan mutu, daya saing dan keberlangsungan usahanya.

Baca Juga  Inovasi Produk Bahan Baku Jagung Menjadi Bolu Jagung

Implementasi manajemen mutu berbasis ISO 9001:2015 tidak serta merta mewajibkan pelaku usaha untuk mensertifikasikan usahanya berdasarkan standar tersebut. Yang penting dalam kegiatan pengabdian ini, mitra pelaku usaha dapat mengenali, memahami dan mengimplementasikan prinsip standar tersebut dalam keseharian usahanya sehingga kualitas produknya dapat terjamin. Perubahan pola pikir pelaku usaha dan perbaikan berkesinambungan adalah yang terpenting dalam kegiatan pengabdian ini.

Memang pada tahapan selanjutnya dalam implementasi manajemen mutu adalah implementasinya secara formal, yang akan dilakukan dalam kegiatan berikutnya. Akan tetapi hal itu sangat bergantung dari kondisi usaha itu sendiri. Diharapkan dengan berjalannya waktu, mitra usaha mikro dapat menjamin mutu produk dan usahanya sehingga dapat lebih kompetitif dan memberikan keuntungan yang signifikan.***

 

Tags:

Related Posts

Leave a Reply