Tokoh 0
Melayani Dengan Ikhlas

berinfak melalui kotak amal di masjid. ilustrasi Foto: Republika

TangselMedia – Diriwayatkan dari Jabir, Rasulullah SAW bersabda, “Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baiknya manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR Thabrani dan Daruquthni).

Hadis tersebut memerintahkan kita agar menjadi manusia yang ramah kepada sesame sekaligus bermanfaat. Jauh dari mudarat, merusak dan zalim, melainkan bermanfaat bagi lingkungan. Menghormati dan melayani sesame dengan adil, penuh dedikasi dan professional.

Sikap ramah ini akan mengiringi setiap perbuatan yang lahir dari hato tulus dan ikhlas. Islam mengajarkan beramal kebijakan baiknya disembunyikan, tanpa campuran ria, sum’ah dan ujab. Hanya mengharapkan pahala Allah SWT semata.

Nilai manfaat tidak harus berupa materi, bisa juga ilmu, tenaga, sikap santun, bahkan memberikan pelayanan terbaik untuk sesame. Siapa yang melakukannya akan selalu mepersembahkan hal terbaik. Merasa ringan dijalani, tanpa ada tekanan. Rasulullah SAW bersabda “Janganlah sekali-kali meremehkan perbuatan baik walaupun menyambut saudaramu dengan muka ceria. (HR Bukhari dan Muslim).

Membuat mengurusi pekerjaan orang lain merupakan pintu kebaikan. Seseorang yang beriman tidak akan menyiayiakan kesempatan berbuat baik dan melakukannya berulang-ulang. Mendedikasikan diri dan jiwinya semata-mata agar apa yang ia lakukan bisa bermanfaat bagi diri dan sesama. Ia meyakini bahwa melayani sesame memiliki kedudukan mulia di hadapan Allah. “Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.” (HR Muslim).

Alangkah indahnya seorang pedagang membantu memudahkan urusan pembeli dengan berlaku adil, tidak mengurangi timbangan, melayani dengan sikap ramah. Begitu pula dengan profesi lain. Barang siapa yang memudahkan kesulitan seorang mukmin dari berbagai kesulitan dunia, Allah akan memudahkan kesulitannya pada hari kiamat, niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat. (HR Muslim).

Ingatlah, setiap amal akan kembali kepada orang uang berbuat. Ketik memberikan manfaat kepada orang lain, manfaatnya akan kembali untuk kebaikan sendiri, demikian pula sebaliknya latihlah terus keikhlasan dalam melayani, bersikap professional, mau belajar memperbaiki kesalahan dan terus memberikan yang terbaik.

 

Tags:
Rate this article!
,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply