Misteri Dibalik Gedung Di Bintaro Yang Sulit Roboh

TangselMedia – Masih ingat gedung tua yang dibangun pada tahun 1995-1996 dan kini tidak terpakai, akibat krisis moneter pada tahun 1998? Tentu bagi warga Tangerang Selatan (Tangsel) umumnya dan Pondok Aren khususnya, tidak asing lagi.

Gedung tua ini, sudah pernah berusaha untuk dirubuhkan beberapa kali, namun selalu mengalami kegagalan. Pada bulan Juni 2016 lalu, gedung ini harusnya sudah roboh. Dan pada tanggal 15 Oktober lalu pun usaha itu kembali dilakukan, namun belum menuai hasil.

Bangunan lebih dari 15 lantai itu kini semakin erat dengan label: Gedung Berhantu.

Gedung di Bintaro Yang Belum Roboh, Foto: kompas

Gedung di Bintaro Yang Belum Roboh, Foto: kompas

Terlepas dari usaha merubuhkan bangunan tersebut yang masih dilakukan oleh pemkot Tangsel, ada banyak kisah mistis yang berhasil dihimpun oleh TangselMedia.com terkait gedung tersebut, diantara:

  • Terjadinya peristiwa beberapa lemparan batu krikil ke arah jalan raya yang diyakini warga dilakukan oleh penunggu gedung tersebut; Pluk! Pluk! Beberapa batu krikil terlempar dari arah gedung, selepas maghrib hingga malam tiba.
  • Adanya sosok penunggu gedung tua; cerita yang tersebar dari mulut ke mulut oleh warga sekitar bahwa sering kali sosok misterius itu menampakan diri, banyak masyarakat sekitar gedung yang telah melihatnya, baik mereka yang hanya sering melewatinya di malam hari, ataupun yang rutin berdagang setiap malam disana. “Sering ada penampakan di belakang gedung ini, wanita berambut panjang berjubah putih,” ujar seorang pedagang makanan ringan di sekitar gedung yang buka setiap malam.
  • Ditemukannya mayat dibungkus karung di dalam gedung, beberapa tahun yang lalu; sehingga beberapa orang meyakini bahwa sosok penampakan hantu perempuan berlumuran darah, terkait dengan peristiwa pembunuhan itu. Bahkan sering pula terdengar suara tangis yang memilukan di malam hari.
  • Makam tua yang ada di bawah (basement) gedung tersebut; dimana masyarakat sekitar mempercayai bahwa sulitnya merobohkan gedung tersebut adalah karena hantunya tidak mau pergi, meski sudah dibebani lumpur seberat lebih dari 160 ton.
  • Pernah terjadi peristiwa bunuh diri; seorang wanita yang lompat dari atas gedung BTC, yang memang bersebelahan persis dengan gedung tua itu, sekitar dua tahun yang lalu, dan tewas di tempat. “Dia terjun, sampai ke area bawah itu (menunjuk ke area  BTC dan gedung tua). Mati seketika,” ungkap Agus, pemuda 32 tahun yang sehari-hari berjualan ketupat sayur khas Betawi.
  • Penampakan hantu pocong dan kuntilanak; cerita ini disampaikan oleh satpam yang mendapatkan giliran jaga malam. Ia mengatakan, siapapun yang kedapatan jadwal jaga malam, ia pasti takut. “Saya kalau harus jaga malam ketakutan sendiri. Dari gedung itu, ada saja yang sering lewat, misalnya malam ini pocong, besok bisa kuntilanak. Terus saja begitu setiap malam,” ujar seorang satpam yang tidak mau ditulis namanya.
    “Tapi untungnya, berbagai penampakan di gedung tersebut tidak pernah mengganggu siapa pun yang lewat atau berjaga.” Ia menambahkan.

Sisi positif dari beredarnya isu bahwa gedung tua itu berhantu adalah, tidak adanya anak muda ataupun orang-orang yang memanfaatkan gedung yang terkenal gelap dan sepi itu, sebagai tempat berbuat mesum. “Mana ada yang berani, apalagi mau buat mesum di dalam, pada takutlah.” kata sang satpam. (DBS)

Tags:
author

Author: 

Strongly passionate on: broadcasting, writing, photography and public speaking.

Related Posts

Leave a Reply